May 15, 2010

Talk Show Radityadika bikin gue Gregetan

Posted by Retya Elsivia at 6:01 AM
Loe bisa bayangin perasaan gue gimna saat ini ?? sewaktu gw udah siap ngblog 1 post ttg kesenangan gw dapet talk show dari radityadika n gue berusaha untuk membuka blog gue yg udah 1 tahun lebih gag pernah di buka. Hal hasil apa ???? Post itu hilang sejalan dengan kegoblokan gw. Gw yang nghapusnya sendiri dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Hal ini disebabkan karena kebodohan gue yg kurang menguasai dunia blogging. Gue yang selama ini terlalu focus dengan namanya Twitter, Friendster ataupun virus ganas yang sangat berbahaya yaitu Facebook. Saat ini gue sadar hal-hal seperti itu hanya membuat gue yag bodoh semakin bertambah bodoh. Karena selama 1 tahun gue menjadi pecandu beratnya, tapi gue rasa gue belum menemukan faedah dan manfaatnya. Nah,bermula dari Talkshow yang diadakan oleh Hima Manajemen Universitas Andalas tanggal 15 mei jam 10.00 WI bertempat di ruang seminar PKM dengan narasumber Radityadika, the most Popular Blogging d Indonesia (katanye ci gitu) membuat gue berusaha menuliskan segala perasaan gue sewaktu mengikuti seminar tersebut. Tapi,,post gw tu hilang, yg lebih tepatnya gw delete karena gue ngraasa post tersebut sudah terpublish, jadi tidak perlu di simpan d draft. Selama 6 jam gue duduk di depan laptop, untuk nyari file tu, tapi tetap tak ketemu. Gue Kesel campur sebel campur Sedih karena tulisan gue terdelete oleh kursor atas perintah otak gue melalui bantuan tangan kanan gue. Hiks :(

Gimana lagi ini ?? Pa gue mesti rewrite lagi buad di post disini ???
Tapi,, masalahnya gue bosen n gue kesel kalau harus menceritakannya lagi..Tapi,, y sudahlah demi mas Radityadika gue berusaha untuk menceritkannya lagi biar ilmu yang gue dapat gag hilang gitu aja. .
Banyak cobaan lagi ne saat gue mesti ngepost tulisan ini, sepupu gue memilih buat nonton Take Me Out, dengan nyanyian dangdut "pagar makan tanaman" yang membuat konsentrasi gue terbagi dua..
Banyak bener deh cobaannya. Kata dosen Phonology gue bilang “Stroke aja deh saya”
Jiaghh . .tapi tag apalagh, hujan dan makanan membuat gue lebih fresh untuk memulai lagi tulisan ini . semoga gue tidak lelah y. Do’akan gue slalu. aMin..
Anyway (mas Radit suka bilang kayak gini), seorang radit yang memulai menulis diary dari klas 4 sd, mungkin agak terlihat bencong ataupun homo sekalian karena raditya slalu bertukar diarydengan teman sebangkunya. Gue gag bisa bayangin, kalau ada orang yang membaca diary gue yang gue kasih pinjam dengan sepengetahuan gue. Gag tahu aja, gue bakal bisa marah hingga membelah dunia  atau gimanalah secara diary adalah privacy seseorang. Berlatar dari pernahnya diary gw di baca oleh keluarga gue, membuat gue jadi ngeh lagi ngbuat diary. Lebih baik gue pendam sendirian di dalam hati gue. Whatever perasaan yang gue rasakan, akan gue save sedalam-dalamnya. Tapi, ini membuat gue sering lupa saat seseorang menanyakan pengalaman yang paling berkesan dalam hidup gue. Itu semua karena gue gag pernah menuliskannya. Dan gue akan berusaha mulai detik ini untuk membuat catatan-catatan harian gue dalam blog ini, semoga ini bisa terus berlanjutsampai selamanya. Amin . . :)

Gue merasakan betapa enaknya hidup seperti Raditydika saat ini, punya banyak fans sampai akhirnya gue gag kebagian untuk berfoto bersamanya. Mungkin di lain hari bisa jika gue bisa jadi orang sukses ataupun mengikuti jejaknya sebagai penulis. Disamping itu radit tajir dalam masa ABGnya, dikenal semua orang. Busyetttt, pengen banged deh gue. Eits, gue bukannya iri atau apa ke mas Radit, tapi gue berusaha supaya hidup gue lebih dari mas Radit (pengennya sih gitu kalau tuhan mengizinkan gue bisa berubah hidup dari sekarang, tapi bukan berati gue berubah hidup ke habitat lautan ataupun sekalipun, yg pastinya berubah menjadi lebih baik) . Mas radit yang bisa menulis 5 buku dari umur 18 tahun itu karena mas radit suka menulis, meskipun ia harus membuka aib keluarganya sendiri. Sebenarnya gue juga suka menulis, tapi tulisan gue tu sering putus di tengah jalan. Untuk menyambungnya lagi, gue kehilangan ide-ide n akhirnya kertas itu gue buang n menjadi pembungkus cabe di pasaran (lebay). Gue menyerah dan putus asa karena gue rasa tulisan gue itu gag bagus dan gag menarik . mungkin karena pada zaman dahulu belum ada lagunya dmasive jangan Menyerah kali ya. Hehehe

Mas radit bilang Tulisan yang baik adalah tulisan yang sudah diulang.

Satu hal dalam otak gue yang terpikir ketika menulis adalah gue harus bisa menulis esbuah roman yang endingnya tidak gue ketahui sebelumnya, nah disana gue berfikir bagaimana cara sebuah tulisan itu selalu terjaga keutuhannya sesuai dengan tujuan awalnya. Nah, lewat buku-buku mas radit yang bercerita tentang pengalaman sehari-harinya yang dirangkai menjadi buku-buku seperti itu membuat gue berpikiran bahwa gue bisa menuliskan pengalaman sehari-hari gue kedalam blog ini. Meskipun itu tidak tiap hari, tapi gue berusaha semaksimal mungkin untuk terus menulis disini. Semoga dengan tulisan yang diajarkan oleh Radityadika bisa memotivasi gue untuk selalu bekarya tanpa memikirkan endingnya apa, yang jelas gue akan selalu menulis apapun itu tentang pengalaman sehari-hari gue.
Ohya, stu hal yang selalu gue post baik di facebook taupun twitter adalah mas radit cakepan aslinya daripada fotonya, membuat gue gemes banged.. CAKEP bo.. Tapi, sayangnya mas Radit pendek..heheehehe,,. Hahahhahaha,
Tapi mas kalau gue disuruh adu debat ngomong sama mas Radit mungkin gue akan lebih duluan pasang bendera putih dehh. Hhahahaha. Soalnya ngomong mas radit tu lancar bener, ajib-ajib dah gue ngeliadnya. Keyend . .apalagi 2 suara yang slalu d praktekkannya membuat gue tretawa terbahak-bahak selama 2 jam tersebut..
Hihihihi
Semoga kita berjodoh ya mas radit,, meskipun tu hanya dalam mimpi. Hahahahaha..
Tapi, gue akan selalu memulai untuk menulis terus , terus dan terus agar suatu hari gue bisa seperti mas radit,, mudah2an lebih ya. Hehehehehe. . . 

Radityadika INSPIRATOR KEPENULISAN gue.. thanks iaa dit . .
 

LOVE THE LIFE YOU LIVE Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea