June 11, 2011

Akhwat Modis, Ikhwan Genit

Posted by Retya Elsivia at 10:24 PM

Judul Buku     : Akhwat Modis, Ikhwan Genit
Penulis             : Martina Rahmi
Penerbit          : Rofik, Robbani Group
Tahun Terbit   : 2006
Tebal               : 133 halaman
Presensi           : Retya Elsivia

Berjalanlah terus, saudaraku !
“Dan janganlah kamu merasa lemah, jangan pula bersedih hati.  Sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman”  (Q.S Ali Imran : 139)  
Manusia unik dengan semua kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Tapi, tak jarang diantaranya manusia sering membandingkan hidupnya dengan orang lain sehingga selalu merasa memiliki banyak kekurangan atas dirinya. Alhasil adalah manusia merasa lemah ketika harus berjalan di atas dunia. Buku tipis sebanyak 133 halaman ini memberikan jawaban atas permasalahan tersebut. Bagaimana cara agar diri dapat menghadapi masalah-masalah kehidupan yang selalu menghadang sisi kehidupan manusia dan mengakibatkan kegelisahan hati dan pikiran dengan latar belakang gaya penulisan yang bernafaskan Islam.
Buku ini menceritakan tentang pengalaman hidup seorang akhwat (gadis muslim) yang memberikan motivasi kepada pembaca bagaimana menjalani hidup dengan penuh rasa syukur dan selalu tawakal pada Allah SWT. Penulis mengajak pembaca untuk tidak berpikiran merasa rendah atau lemah dibandingkan oleh orang lain sebab seseorang memiliki kelebihan yang tidak dapat ditemukan pada diri orang lain. Sejumlah kata motivasi dengan bahasa yang menggugah hati membuat buku ini enak untuk disantap  sebagai obat penyegar kalbu. Dilengkapi dengan kata-kata mutiara, hadist Nabi dan ayat Al-Qur’an di setiap subjudul buku  mampu meneguhkan keimanan hati seseorang. Selain itu dengan adanya beberapa syair lagu masa kini membuat buku ini terasa tidak monoton atau hambar untuk pembacanya jika pembaca berpikiran bahwa buku ini hanya bernafas Islam semata.
Dalam buku ini, penulis memberikan resep obat yang diberi nama “Nine IT” untuk menyembuhkan penyakit kegelisahan hati dan juga beberapa tips menghadapi perasaan Inferiority Complex, dimana timbulnya suatu perasaan susah menerima diri sendiri apa adanya, banyak menuntut pada diri sendiri sehingga tidak puas dengan kehidupan yang dimiliki selama ini. Resep obat dan tips ini sangat membantu pembaca untuk mengembalikan kepercayaan terhadap diri sendiri dengan berusaha melakukan sesuatu yang terbaik untuk kehidupan. Kata-kata yang dirangkai penulis sesuai dengan umurnya yang masih 26 tahun di setiap subjudul buku seperti nembak duluan, surat cinta, menunggu pangeran dan sebagainya menggambarkan kehidupan remaja pada saat ini, tetapi sungguh dalam buku ini tidak bermaksud untuk mengajarkan halalnya hubungan dua orang yang berbeda jenis sebelum adanya ikatan pernikahan.
Judul buku yang memberikan kesan menggoda membuat pembaca semakin tertarik untuk memulainya. Buku ini juga menggunakan layout yang segar dengan tampilan warna-warni dan sejumlah kata yang menarik seperti blus merah, rok hijau, jilbab biru dicampur jadi satu dengan background gambar seorang akhwat yang disodori lampu, microfon dan handphone. Dengan adanya gambar seorang akhwat disini membuat buku ini terasa bias karena kurang sesuai antara cover buku dengan judul yang dipilih oleh pengarang.
Buku Akwat Modis, Ikhwan Genit merupakan buku pertama dari penulis yang memberikan kesan berbeda dari cerita-cerita pendek sebelumnya. Salah satu cerpen penulis yang dimuat di majalah Annida dengan judul “Nama Gue Dian Sastro” dibuat dengan nada sesegar mungkin yaitu mengisahkan tentang seorang perempuan yang kebetulan bernama Dian Sastro yang tampil dengan perawakan tubuh berbeda 180° dengan Dian Sastro yang ada di layar kaca. Hal ini menimbulkan kontroversi dari fans Dian Sastro yang mengatakan bahwa dia hanya mengaku-aku bernama Dian Sastro. Cerpen yang telintas hanya dalam imajinasi penulis berupa cerita belaka berbeda dengan bukunya yang penuh dengan kenyataan hidup yang pernah dilaluinya. Tulisan yang diberikan penulis selalu memberikan kesegaran yang merasuk jiwa setiap pembacanya. Kata-kata yang dirangkai oleh penulis dalam setiap tulisannya menggunakan kata-kata yang tidak baku, membuat pembaca lebih santai dan tidak  bosan ketika menikmatinya sehingga mudah mengerti pesan yang hendak disampaikan oleh penulis.
 Namun, buku Akhwat Modis, Ikhwan Genit  lebih banyak menggambarkan kehidupan akhwat daripada kehidupan ikhwan. Mungkin karena berlatar kehidupan penulis sebagai seorang akwat sehingga banyak sisi kehidupan perempuan yang mendominasi buku ini. Tapi dengan sejumlah kelebihan yang dimilikinya,  insya allah buku ini bisa menutupi sisi kelemahan tersebut. Apalagi buku ini juga meberikan sebuah rahasia  dibalik kotak hati yang membuat orang-orang semakin penasaran untuk menikmati kelezatan buku ini. Rahasia terbesar dalam menghadapi masalah kehidupan agar bisa selalu tampil ceria dalam keseharian ada di dalam kotak hati ini. Semoga dengan segala keunikan yang ada dalam kotak hati dan sejumlah keunggulan lainnya yang dimiliki oleh buku ini, bisa membuat hati anda tergerak untuk segera membaca buku “Akhwat Modis, Ikhwan Genit”. Selamat menemukan rahasia tersebut dan selamat menikmatinya.

 

LOVE THE LIFE YOU LIVE Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea