January 26, 2015

Aku hanya takut, abang

Posted by Retya Elsivia at 6:34 AM

Dear yang terhormat abang yang selalu ku banggakan,


Rangga Wenda Prinoya, S.H, M.M
Maaf sebelumnya malam ini aku baru sempat menulis tentang perasaan ini, sudah lebih sebulan saat kau meng-ikrar janji, menjalani kewajiban sebagai suami dan siap melangkah menuju bahtera rumah tangga. 
abangku sayang,
tahukah kau akan perasaan yang datang ketika ku mendengar kau akan 'jadi' menikahi gadismu? ketika tantangan dari mama bisa kau selesaikan dengan mendapatkan gelar MM. ya aku tau itu salah satu bentuk perjuanganmu untuk membuktikan bahwa kau adalah orang yang bertanggung jawab dan tepat janji.
tapi, hati ini rasanya tidak seratus persen bahagia, abang. aku hanya tak ingin berbagi dirimu dengan orang lain. aku hanya ingin memilikimu hanya untuk diriku, kakak, dan kedua orangtua kita. ya emang terlihat egois, tapi itu karena aku terlalu dan sangat menyanyangimu abang.
aku sangat menyadari pada akhirnya kita memang harus menjalani satu titik kehidupan menuju jenjang pernikahan. tapi rasanya aku belum siap melepasmu abang. mungkin lebh tepatnya aku takut waktu yang kau habiskan bersama keluarga kecil kita harus kau bagi sekarang dengan keluarga barumu, disaat kau memiliki mamapapa baru dan itu bukan mamapapa kita, aku takut kita tidak bisa sama-sama menjalani kehidupan layaknya seperti apa yang biasanya kita lakukan selama perjalanan kemanapun, lagi-lagi itu hanya ada aku, kakak, mama, papa dan kamu sebagai sopirnya abang. aku takut karena tak ada yang bisa gantikan posisi mu, karena hanya kau seorang abangku, yang selalu memperhatikankanku, mendukungku, menasehatiku, dan selalu ada pada saat ku butuh. aku tak punya abang lain seperti dirimu abang.
aku hanya takut itu :")



untuk itu abang aku bermohon
selalu tempatkanlah kami dekat dihatimu seperti kami selalu menempatkanmu dalam hati ini. aku sangat yakin dalam hatiku, kakak, mama, papa selalu ada rasa kehilangan akan dirimu abang, karena dirimu sekarang sudah tidak seutuhnya lagi milik keluarga kita, kau memiliki tanggung jawab baru, dan aku yakin kau sudah siap untuk memikulnya meskipun kami tidak siap untuk melepasmu abang.
tapi aku berjanji,
aku akan terus membiasakan diri untuk menerima realita kehidupan kita. aku berjanji akan selalu mendukungmu dari sini abang. aku do'akan selalu agar keluarga yang kau bangun selalu di rahmati oleh Allah sebagai keluarga sakinah mawaddah dan warahmah.

salam sayang,
aku yang selalu menyanyangimu.

Retya Elsivia
 

LOVE THE LIFE YOU LIVE Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea