June 11, 2016

Master of Arts (Alhamdulillah)

Posted by Retya Elsivia at 3:57 AM
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Holaaaa blogger, lama rasanya tak jumpa, untuk menulis 300-500 kata rasanya lebih berat dari 100 halaman tesis. Hehehee. Bismillah, my new life begins (again). My fav quote says ‘So which of the favors of your Lord would you deny’ (QS Ar:Rahman:14) Satu lagi rahmat yang diberikan oleh Allah SWT dalam hidup saya. Nikmat terbesar dari hasil kerja keras plus doa dari orang terkasih yaitu orangtua.

March, 15th 2016

Hari dimana saya diberikan amanah untuk mengemban gelar baru sebagai seorang lulusan Master of Arts (M.A) dari Prodi Ilmu Linguistik Universitas Gadjah Mada. Tesis yang berjudul ‘Ungkapan Kemarahan dalam Bahasa Inggris (Studi Kasus: serial TV Breaking Bad), Alhamdulillah, berhasil dipertahankan di depan Dewan Penguji yang sangat dan teramat saya takuti sekali. Wajah Dewan Penguji yang terdiri dari 3 orang penguji dan 1 pembimbing akademik sungguh menghantui hari-hari seminggu sebelum ujian, apalagi H-1 subhanallah mata dan hati tak berhasil ditaklukan lagi. Memang berada di hadapan orang-orang besar itu merupakan hal yang tidak gampang dijalani, beradu argument, mempertahankan tesis hingga akhirnya tesis dianggap layak untuk disahkan dan sebuah gelar baru diberikan sebagai apresiasi atas pekerjaan yang dilakukan. Sekali lagi, ini tesis loh ini tesis. Tesis yang terdiri dari 5 bab dimana tiga diantaranya adalah analisis. Sidang tesis saya hari itu (biasanya di UGM dikenal dengan istilah pendadaran) berlangsung dari pukul 09.00 sampai pukul 10.30 WIB (Alhamdulillah tidak lama ‘dibantai’ berhubung bapak-bapak dosen mau persiapan untuk mengajar). Aroma-aroma ketakutan sebelumnya tak terbukti di dalam ruang sidang yang mungkin hanya berukuran 2x2 m. Ruangan yang super kecil (ruangan C.102 FIB UGM) dimana kita harus berhadapan langsung sejauh kurang lebih setengah meter dengan dewan penguji yang terhormat. Detik-detik sebelum ujian, foto pun juga ikutan blur, hehehehe

Dag did dug serrrrr.....

Alhamdulillah (again), dewan penguji totally in a good mood at that time, saya banyak diberi masukan untuk tesis saya agar lebih baik. Memang sedari awal saya merencanakan agar saya tidak membawa suasana tegang di dalam ruangan sidang itu, alhasil saya dan dewan penguji banyak ketawa-ketawa menganalisis ungkapan kemarahan yang berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya. Saya masih ingat beberapa pertayaan dari Dewan Penguji:

Pak Putu      : Kalau di Padang, ungkapan kemarahannya ada menggunakan nama                                    makanan ga? misalnya kalau di Jawa kan ada tuh, kayak bajigur, dll.
Saya             : (berpikir) saya rasa ga ada, Pak. hehehe
Pak Tatang  : Ada ga di data ditemukan ungkapan kemarahan yang menggunakan alam,                           misalnya kalau di Jepang ada yang pakai nama angin, topan, tornado, petir                           (dan teman-temannya yang saya lupa pastinya)

Suasana sidang yang masih  jelas terasa di pelupuk mata. Sidang pun diakhiri dengan pernyataan bahwa saya LULUS. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. This is a sweet present to my beloved parent.

Dewan Penguji yang ganteng :3

Big Thanks to my Supervisor (paling kanan).
Dr. Aris Munandar, M.Hum atas waktu dan support yang telah diberikan selama masa penulisan tesis ini. 

Dear my sincere friends, terimakasih telah hadir pada hari yang menegangkan itu. For my GWK family n M.A UGM Friendship yang hadir sebelum pukul 09.00 dan setia menemani hingga sidang berakhir. Untuk Arradhiyatul (Teya) yang mau pagi-pagi menemani untuk berburu snack penguji dan mengantar ke TKP. Thanks a bunch. Sangat berasa sekali arti pertemanan disini, in that case u didn’t have ur own blood family. You need do that all by urself. Semangat anak Rantau!!!  



Hadiah dari my beloved sister @Amsterdam :)


 

LOVE THE LIFE YOU LIVE Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea